Pages

Mencari arti alqobul minan nisak

Sebenarnya apa arti alqobul minan nisak dan penjelasan tentang kalimat tersebut bagaimana? Mengingat banyak yang ingin tahu tentang maksud dari kalimat tersebut maka disini akan kita cari tahu bersama apa itu arti alqobul minan nisak. Istilah ini memang sempat mencuat lantaran banyak yang menanyakan tentang istilah tersebut dan terjemahan dalam bahasa Indonesia yang benar.

Tidak ada yang mencari dengan seksama karena menemukan apa yang menjadi maksud dari kalimat diatas memang tidak mudah. Keterbatasan informasi yang dihimpun akan sangat mengakibatkan kurangnya perbendaharaan kata sehingga untuk satu dua kalimat kadang kesulitan untuk mencari artinya.

Sama halnya yang penulis alami untuk menemukan terjemahan dari kalimat diatas ternyata memang bukan hal yang mudah. Jadi bagi anda semua yang tahu arti dari alqobul minan nisak mari kita berbadi disini, dapat menuliskan artinya lewat kolom komentar agar semua yang menemukan tulisan ini paham tentang istilah tersebut.

Sekian tulisan ini sebagai pemberitahuan bahwa kita semua sedang mencari arti dari kalimat diatas yang ternyata sampai saat ini belum ada jawaban yang pasti dari istilah baru tersebut. Tidak menutup kemungkinan besok atau lusa akan diketemukan artinya, sehingga tidak ada salahnya membuka kembali halaman ini di lain waktu.

Pengertian dan Macam-Macam Agama di Indonesia

Indonesia memang terkenal akan ragam suku dan budanyanya. Selain itu, di Indonesia juga ada beberapa agama. Pengertian agama itu sendiri, berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.

Agama yang diakui di Indonesia ada 6 yakni Agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Kong Hu Cu. Berikut ini macam jenis agama di Indonesia dan penjelasannya:

Agama Islam
Agama Islam diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar 1400 tahun yang lalu. Pendiri dari agama ini adalah Nabi Muhammad SAW. Agama ini memiliki kitab suci yang disebut dengan Al-Qur’an. Orang-orang yang beragama islam dapat beribadah di tempat ibadah yang diberi nama dengan masjid. Hari besar keagamaannya adalah Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, Tahun Baru Hijrah, Isra’ Mi’raj.

Agama Kristen Protestan
Agama Kristen Protestan diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar 2000 tahun yang lalu. Pendiri dari agama ini adalah Yesus Kristus. Agama ini memiliki kitab suci yang disebut dengan Alkitab. Orang-orang yang beragama ini dapat beribadah di tempat ibadah yang diberi nama dengan Gereja. Hari besar keagamaannya adalah Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih

Agama Katolik
Agama Katolik diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar 2000 tahun yang lalu. Pendiri dari agama ini adalah Yesus Kristus. Agama ini memiliki kitab suci yang disebut dengan Alkitab. Orang-orang yang beragama ini dapat beribadah di tempat ibadah yang diberi nama dengan Gereja. Hari besar keagamaannya adalah Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih

Agama Hindu
Agama Kristen Protestan diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar 3000 tahun yang lalu. Pendiri dari agama ini samap saat ini belum diketahui. Agama ini memiliki kitab suci yang disebut dengan Weda. Tempat ibdahnya adalah Pura. Hari besar keagamaannya adalah Hari Nyepi, Hari Saraswati, Hari Pagerwesi

Agama Buddha
Agama Budha diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar 2500 tahun yang lalu. Pendiri dari agama ini adalah Siddharta Gautama. Agama ini memiliki kitab suci yang disebut dengan Tri Pitaka. Orang-orang yang beragama ini dapat beribadah di tempat ibadah yang diberi nama dengan Vihara. Hari besar keagamaannya adalah Hari Waisak, Hari Asadha, Hari Kathina.

Agama Kong Hu Cu
Agama Budha diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar 2500 tahun yang lalu. Pendiri dari agama ini adalah Kong Hu Cu. Agama ini memiliki kitab suci yang disebut dengan Si Shu Wu Ching . Orang-orang yang beragama ini dapat beribadah di tempat ibadah yang diberi nama dengan : Li Tang / Klenteng. Hari besar keagamaannya adalah Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh

Pengertian dan Macam Jenis tokoh, alur & latar novel

Tokoh adalah pelaku dalam cerita atau pementasan draam. Pengarang novel dan cerpen dapat melukiskan watak para pelakunya, seperti penakut, pemalu, penyabar, rendah hati, jujur, egois, sombong, kikir, dan masih banyak lagi. Watak pelaku yang dilukiskan melalui:

  1. Bentuk lahir pelaku
  2. Jalan pikiran pelaku
  3. Reaksi tokoh terhadap peristiwa yang terjadi
  4. Keadaan sekitar tokoh.


Disamping itu peran tokoh cerita juga bermacam-macam, diantaranya:

  • Tokoh utama, merupakan pelaku yang menjadi sumber sengketa dan penentu alur dalam suatu cerita.
  • Tokoh pelengkap adalah tokoh yang hanya melengkapi cerita dalam membentuk konflik.
  • Tokoh protagonist, adalah tokoh yang memerankan perilaku positif (tokoh idaman)
  • Tokoh antagonis, adalah tokoh yang memerankan perilaku negative (tokoh jahat).
  • Tokoh trigonis, tokoh penengah yang menyelesaikan konflik.


Suatu cerita akan lebih hidup dan menarik apabila tokoh-tokohnya terlibat dalam berbagai cerita. Jalinan cerita yang terbentuk dalam sebuah cerita disebut alur cerita atau plot.

Unsur-unsur alur cerita dapat dikelompokkan menjadi 5, yaitu:

  1. Pengantar, berupa lukisan keadaaan yang menuntun pembaca mengikuti jalan cerita.
  2. Penampilan masalah, menceritakan atau melukiskan persoalan yang dihadapi pelaku cerita.
  3. Puncak keterangan, menggambarkan masalah dalam cerita sangat gawat atau kritis.
  4. Ketegangan menurun, menggambarkan masalah yang berangsur-angsur diatasi dan kekhawatiran mulai berkurang.
  5. Penyelesaian, menggambarkan masalah telah dapt diatasi sepenuhnya.


Urutan alur dalam hubungan penyajian sebuah cerita adalah sebagai berikut:

  • Alur maju, yaitu alur yang urutan peristiwanya bergerak maju, dari kini hingga mendatang, Contohnya adalah cerita yang beralur 1-2-3-4-4-5 dan seterusnya.
  • Alur mundur, adalah alur yanr urutannya bergerak mundur atau dari masa kini ke masa lampau. Contohnya adalah cerita yang beralur 5-4-3-2-1.
  • Alur gabungan, yaitu alur maju dan mundur. Misalnya, 3-4-5-2-1 atau 3-2-1-4-5.


Latar (setting) adalah suatu yang melatarbelakangi berlangsungnya kejadian atau cerita. Latar atau setting meliputi:

  • Latar tempat, yaitu semua tempat yang dijadikan sasaran oleh tokoh.
  • Latar waktu, yaitu perkiraan waktu terjadinya suatu cerita.
  • Latar budaya, yaitu keadaan lingkungan berlangsungnya cerita.

Macam-macam pencemaran lingkungan dan keterangannya

Membahas tentang apa itu pengertian pencemaran lingkungan rasanya kita sudah sama-sama mengetahui kalau yang namanya pencemaran adalah polusi yang mengganggu aktifitas manusia, yang akan menimbulkan dampak negatif bagi kelangsungan hidup manusia dan lingkungannya. Apa saja jenis pencemaran tersebut? Ada banyak sekali penyebab lingkungan menjadi tercemar, yang selengkapnya akan kita bahas melalui uraian diabwah ini yang semoga dapat memberikan pencerahan bagi anda.

Ada beberapa jenis pencemaran pada lingkungan, yaitu:

1. Pencemaran Udara
Pencemaran udara adalah udara yang kotor, artinya adanya unsur-unsur tertentu yang mengotori udara. Pencemaran udara disebabkan oleh factor alam dan juga karena ulah manusia. Akibat ulah manusia, diantaranya asap yang dikeluarkan dari kendaraan bermotor, dari pabrik dan juga asap dari pembakaran hutan. Kandungan udara kotor seperti monoksida (CO2), nitrogen, klorofor karbon (CFC) sangat berbahaya bagi kesehataan manusia. Sedangkan yang disebabkan oleh faktor alam misalnya awan tebal yang dihasilkan oleh gunung berapi. Awan ini mengandung zat yang berbahaya jika dihirup oleh makhluk hidup karena dapat menyebabkan gangguan pada system pernafasan. Selain itu, dampak dari pencemaran udara adalah meningkatnya suhu bumi menjadi semakin panas. Ya, saat ini hal ini sudah bisa kita rasakan. Hal tersebut biasa kita kenal dengan sebutan pemansan global (global warming)

2. Pencemaran Air
Jenis pencemaran lingkungan yang kedua adalah air yang tercemar. Jika kualitas air berubah, maka air dapat dikatakan bahwa air tersebut sudah tercemar. Perubahan itu dapat dilihat dari berbagai segi, yaitu biologi, kimia dan fisika. Pada kenyataanya, pencemaran air terjadi karena ulah manusia juga. Misalnya, pembungan limbah pabrik ke sungai, hal ini dapat membahayakan kesehataan orang-orang yang berada di dekat sungai tersebut. Orang-orang juga banyak yang membuang sampah ke danau dan laut yang mengakibatkan kerusakan ekosistem dan lingkungan.

3. Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah ditandai dengan berkurangnya tingkat kesuburan tanah tersebut yang diakibatkan banyaknya pestisida dan pupuk kimia. Selain itu, berbagai macam sampah seperti plastic, logam, maupun kaleng juga berpotensi merusak kesuburan tanah karena sampah-sampah tersebut tidak dapat hancur. Tanah yang sudah tercemar pasti merugikan manusia, karena tanaman yang ditanam tidak dapat tumbuh dengan subur, selain itu lahan pertanian juga akan berkurang. Hal ini juga akan mengakibatkan menurunnya jumlah air dalam tanah karena pernyerapan air hujan yang juga berkurang.

Pengertian Proteksionisme

Maksud atau Pengertian Proteksionisme ini akan kita bahas melanjutkan artikel terdahulu tentang pengertian attachment yang ternyata adalah hal yang sangat simpel untuk dipahami. Definisi dari proteksionisme sendiri mengandung makna berupa langkah yang dilakukan oleh suatu negara untuk melindungi barang hasil produksi lokal dengan membatasi masuknya barang dari luar negeri (impor).

Di Indonesia sendiri sudah melakukan langkah seperti ini hanya saja sepertinya sekarang kebijakan tersebut belum begitu populer sehingga kadang rakyat masih harus dibebani oleh masuknya produk impor yang semakin mengg1las para pengusaha kecil dan pedagang lokal.

Selanjutnya kebijakan membatasi impor itu disebut kebijakan proteksionistik.(Drs. T. May Rudy, S.H., MIR., M.Sc., 2002). Dalam kebijakan ini tentu mengharapkan adanya peran pemerintah yang aktif mengawasi peredaran barang-barang impor sehingga tidak membebani usaha kecil yang dijalankan oleh para wiraswasta.

Salah satu jenis proteksionisme adalah proteksi non tarif yaitu kebijakan proteksi yang tidak menggunakan tarif. Proteksi Non-Tarif (NTBs) terdiri dari berbagai macam instrumen, antara lain:

  1. Larangan impor secara mutlak (yang berarti tidak ada impor sama sekali).
  2. Pembatasan impor secara kuantitatif dengan penerapan kuota.
  3. Pemberian subtitusi impor.
  4. Peraturan atau ketentuan teknis untuk impor produk tertentu.